Gurita Selimut Berwarna Merah, Pertama Kali Terekam Kamera
Senin, 17 Januari 2022 - 06:35 WIB
"Warna di jubahnya luar biasa dan sangat menarik untuk melihat cara dia bergerak melalui air," tulis Shackleton di akun Instagram-nya, - @jacintashackleton, ketika memposting video dan foto pertemuan dengan gurita selimut itu. (Baca juga; 800 Ekor Jaguar Padati Meksiko dalam 8 Tahun, Bukti Serius Konservasi Satwa Langka )
Hanya gurita selimut betina yang memiliki jubah, ini dapat mereka lepaskan dalam keadaan darurat untuk mengalihkan perhatian atau memukul predator, fungsinya seperti jubah ajaib Doctor Strange dari Marvel. Gurita betina juga jauh, jauh lebih besar daripada gurita jantan dan tumbuh hingga sekitar 2 meter, sementara gurita jantan kurang dari 2,4 sentimeter.
Saat bereproduksi, gurita jantan melepaskan hectocotylus, lengan modifikasi yang digunakan untuk mengirimkan sperma. Gurita selimut juga dikenal memiliki strategi berburunya yang aneh dengan merobek tentakel ubur-ubur beracun dan menggunakannya sebagai senjata untuk menangkap mangsa.
Shackleton menggambarkan pengalaman itu sebagai pertemuan sekali seumur hidup. "Saya sangat beruntung telah melihatnya satu di siang hari, di karang dan di alam liar " katanya kepada Bundaberg Now. (Baca juga; Pelestarian Satwa Langka, 5 Orangutan Dikembalikan ke TN-BBBR Kalteng )
Hanya gurita selimut betina yang memiliki jubah, ini dapat mereka lepaskan dalam keadaan darurat untuk mengalihkan perhatian atau memukul predator, fungsinya seperti jubah ajaib Doctor Strange dari Marvel. Gurita betina juga jauh, jauh lebih besar daripada gurita jantan dan tumbuh hingga sekitar 2 meter, sementara gurita jantan kurang dari 2,4 sentimeter.
Saat bereproduksi, gurita jantan melepaskan hectocotylus, lengan modifikasi yang digunakan untuk mengirimkan sperma. Gurita selimut juga dikenal memiliki strategi berburunya yang aneh dengan merobek tentakel ubur-ubur beracun dan menggunakannya sebagai senjata untuk menangkap mangsa.
Shackleton menggambarkan pengalaman itu sebagai pertemuan sekali seumur hidup. "Saya sangat beruntung telah melihatnya satu di siang hari, di karang dan di alam liar " katanya kepada Bundaberg Now. (Baca juga; Pelestarian Satwa Langka, 5 Orangutan Dikembalikan ke TN-BBBR Kalteng )
(wib)
Lihat Juga :