Terima Kasih dan Selamat Tinggal, BlackBerry!

Jum'at, 31 Desember 2021 - 21:59 WIB
Yang patut dicatat adalah ini: ponsel BlackBerry (ya masih ada) yang menjalankan OS Android tetap berjalan normal.

Nasib BlackBerry memang lebih buruk dari Nokia. Ketika konsumen beralih dari ponsel QWERTY ke layar sentuh pada 2000-an, mereka tidak cepat berinovasi. Padahal, di masa jayanya 50 persen market share ponsel di Amerika adalah BlackBerry.

Sekarang, induk perusahaan BlackBerry Limited, justru jualan software cybersecurity.

Pada 2013 BlackBerry sempat merilis OS yang lebih update, BlackBerry 10, tapi tetap gagal dan tidak bisa mengikuti kemampuan Android dan iOS.

Lalu, pada 2015 mereka ikut arus dengan membuat handset BlackBerry yang menggunakan OS Android, tapi tetap gagal karena ketinggalan dengan pabrikan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!