Negara Ini Paling Kekurangan Air di Dunia
Selasa, 21 Desember 2021 - 11:55 WIB
2. Israel
Dengan skor 4,82, negara ini juga memiliki risiko kekurangan air bersih yang sangat tinggi. Mengutip laman resmi Departemen Luar Negeri Israel, negara ini sudah mengalami krisis air selama bertahun-tahun.
Kondisi ini dirasa semakin parah dalam 4 tahun terakhir, apalagi menjelang musim panas. Pemerintah khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakatnya.
Pemerintah Israel menyebut, penyebab kelangkaan air di negara itu disebabkan oleh manusia. Peningkatan kebutuhan air meningkat, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan standar hidup yang juga melesat.
Disebutkan, sektor pertanian merupakan lini yang paling parah terdampak dan cukup menderita akibat kelangkaan air ini. Sebab, alokasi air untuk bidang pertanian sangat dibatasi. Hal ini tentunya berdampak pada produksi pertanian yang tidak maksimal.
3. Libanon
Memiliki skor yang sama dengan Israel, Lebanon juga masuk dalam negara yang berisiko kekurangan air . Kelangkaan air di negara itu disebabkan oleh krisis ekonomi dan gejolak politik.
Dengan skor 4,82, negara ini juga memiliki risiko kekurangan air bersih yang sangat tinggi. Mengutip laman resmi Departemen Luar Negeri Israel, negara ini sudah mengalami krisis air selama bertahun-tahun.
Kondisi ini dirasa semakin parah dalam 4 tahun terakhir, apalagi menjelang musim panas. Pemerintah khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakatnya.
Pemerintah Israel menyebut, penyebab kelangkaan air di negara itu disebabkan oleh manusia. Peningkatan kebutuhan air meningkat, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan standar hidup yang juga melesat.
Disebutkan, sektor pertanian merupakan lini yang paling parah terdampak dan cukup menderita akibat kelangkaan air ini. Sebab, alokasi air untuk bidang pertanian sangat dibatasi. Hal ini tentunya berdampak pada produksi pertanian yang tidak maksimal.
3. Libanon
Memiliki skor yang sama dengan Israel, Lebanon juga masuk dalam negara yang berisiko kekurangan air . Kelangkaan air di negara itu disebabkan oleh krisis ekonomi dan gejolak politik.
Lihat Juga :