Ratusan Ribu Tulang dalam Gua di Ladang Vulkanik Arab Saudi, Ilmuwan: Dikumpulkan Hyena
Jum'at, 17 Desember 2021 - 14:20 WIB
Para ilmuwan terus meneliti penemuan ratusan ribu tulang sisa-sisa hewan dan manusia dalam gua misterius di barat laut Arab Saudi. Foto/alarabiya
HIJAZ - Para ilmuwan terus meneliti penemuan ratusan ribu tulang belulang sisa-sisa hewan dan manusia dalam gua misterius di barat laut Arab Saudi . Para ilmuwan memperkirakan ratusan ribu tulang ini dikumpulkan oleh hyena belang pada 7.000 tahun terakhir.
Ratusan ribu tulang ini ditemukan dalam gua misterius yang diduga saluran lava sepanjang 1,5 kilometer di Umm Jirsan. Tepatnya berada di ladang vukanik Gunung Harrat Kaybar di utara Madinah di Hijaz, Arab Saudi, seluas sekitar 12.000 kilometer persegi. (Baca juga; Batu Unta di Arab Saudi Ternyata Lebih Tua dari Piramida dan Stonehenge )
Ketika ditemukan pada pertengahan Juli 2021, para ilmuwan menjelaskan tulang itu terdiri dari tulang sapi, caprid, kuda, unta, hewan pengerat, dan bahkan tulang manusia. Para ilmuwan yang meneliti berdasarkan jenis tulang, frekuensi, dan lokasi, menyimpulkan bahwa sisa-sisa tulang itu dibawa oleh hyena bergaris atau hyena belang selama 7.000 tahun terakhir.
"Makhluk-makhluk ini (heyna) adalah pengumpul tulang yang rajin. Tulang yang mereka bawa ke sarang untuk dikonsumsi, diberikan ke anaknya atau disimpan," kata Matthew Stewart dari Instut Max Planck untuk Ekologi dikutip SINDOnews dari laman alarabiya. (Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil )
Akumulasi tulang selama ribuan tahun menunjukkan bahwa lorong gua lava ini tempat yang sangat baik untuk menyimpan atau mengawetan tulang. “Umm Jirsan (dan situs serupa lainnya di wilayah ini) kemungkinan memiliki potensi berharga tentang ekologi dan lingkungan Holosen Arab Saudi,” kata Stewart.
Ratusan ribu tulang ini ditemukan dalam gua misterius yang diduga saluran lava sepanjang 1,5 kilometer di Umm Jirsan. Tepatnya berada di ladang vukanik Gunung Harrat Kaybar di utara Madinah di Hijaz, Arab Saudi, seluas sekitar 12.000 kilometer persegi. (Baca juga; Batu Unta di Arab Saudi Ternyata Lebih Tua dari Piramida dan Stonehenge )
Ketika ditemukan pada pertengahan Juli 2021, para ilmuwan menjelaskan tulang itu terdiri dari tulang sapi, caprid, kuda, unta, hewan pengerat, dan bahkan tulang manusia. Para ilmuwan yang meneliti berdasarkan jenis tulang, frekuensi, dan lokasi, menyimpulkan bahwa sisa-sisa tulang itu dibawa oleh hyena bergaris atau hyena belang selama 7.000 tahun terakhir.
"Makhluk-makhluk ini (heyna) adalah pengumpul tulang yang rajin. Tulang yang mereka bawa ke sarang untuk dikonsumsi, diberikan ke anaknya atau disimpan," kata Matthew Stewart dari Instut Max Planck untuk Ekologi dikutip SINDOnews dari laman alarabiya. (Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil )
Akumulasi tulang selama ribuan tahun menunjukkan bahwa lorong gua lava ini tempat yang sangat baik untuk menyimpan atau mengawetan tulang. “Umm Jirsan (dan situs serupa lainnya di wilayah ini) kemungkinan memiliki potensi berharga tentang ekologi dan lingkungan Holosen Arab Saudi,” kata Stewart.
Lihat Juga :