Pengamat: Praktik Satu IMEI Banyak Perangkat Sangat Dimungkinkan
Senin, 08 Juni 2020 - 21:46 WIB
Nomor IMEI ganda tidak memberikan keuntungan bagi produsen ponsel. Melainkan hal itu justru merugikan produsen maupun konsumen. Foto/ist
JAKARTA - Pengamat gadget Herry SW, mengatakan, normalnya nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) tidak akan sama. Namun dalam kondisi tertentu yang tidak sesuai standar baku, bukan mustahil terjadi nomor IMEI sama. (Baca juga: Lebih dari 13.500 Smartphone vivo Jalankan IMEI yang Sama )
Menurut Herry, cara pemberian nomor IMEI sebenarnya tidak boleh asal-asalan. Ada alokasi penomoran yang diatur oleh GSMA (GSM Association).
Tapi bukan mustahil jika ada produsen kelas teri yang sembarangan dalam memberkan nomor IMEI. Itulah yang membuat sekitar 10-12 tahun lalu, agak sering terjadi ada ponsel merek tak populer yang nomor IMEI-nya ternyata dianggap sama dengan nomor IMEI ponsel, misalnya, Nokia.
"Kemungkinan kedua, karena alasan tertentu, ada pihak yang sengaja mengubah nomor IMEI ponsel lama. Tindakan ini sebenarnya ilegal," kata Herry saat dihubungi SINDOnews melalui pesan singkat, Senin (8/6/2020).
Menurut Herry, cara pemberian nomor IMEI sebenarnya tidak boleh asal-asalan. Ada alokasi penomoran yang diatur oleh GSMA (GSM Association).
Tapi bukan mustahil jika ada produsen kelas teri yang sembarangan dalam memberkan nomor IMEI. Itulah yang membuat sekitar 10-12 tahun lalu, agak sering terjadi ada ponsel merek tak populer yang nomor IMEI-nya ternyata dianggap sama dengan nomor IMEI ponsel, misalnya, Nokia.
"Kemungkinan kedua, karena alasan tertentu, ada pihak yang sengaja mengubah nomor IMEI ponsel lama. Tindakan ini sebenarnya ilegal," kata Herry saat dihubungi SINDOnews melalui pesan singkat, Senin (8/6/2020).
Lihat Juga :