Ilmuwan Ungkap Kenapa Orang Gemuk Lebih Mudah Jadi Korban Virus COVID-19
Senin, 13 Desember 2021 - 15:02 WIB
Virus seperti HIV dan influenza dapat menyelubungi dirinya sendiri di jaringan lemak, sebagai cara untuk bersembunyi dari sistem kekebalan. Beberapa ahli mengatakan kepada Times bahwa SARS-CoV-2 secara teoritis dapat melakukan hal serupa, menjadikan lemak sebagai reservoir bagi virus.
Philipp Scherer, seorang ilmuwan yang mempelajari sel-sel lemak di UT Southwestern Medical Center di Dallas mengakui kalau virus dapat menginfeksi sel-sel lemak secara langsung.
Ini terlihat dari sejak awal pandemi, bahwa orang dengan obesitas menghadapi risiko lebih tinggi mengalami gejala parah, memerlukan rawat inap dan meninggal akibat COVID-19.
Sejumlah teori telah mencoba menjelaskan mengapa lemak meningkatkan risiko hasil COVID-19 yang buruk. Misalnya saja kelebihan lemak di perut bisa membatasi aliran udara di paru-paru bagi penderita COVID-19.
BACA JUGA: Cara Melihat Tipe Laptop, Tak Sampai 10 Detik!
Philipp Scherer, seorang ilmuwan yang mempelajari sel-sel lemak di UT Southwestern Medical Center di Dallas mengakui kalau virus dapat menginfeksi sel-sel lemak secara langsung.
Ini terlihat dari sejak awal pandemi, bahwa orang dengan obesitas menghadapi risiko lebih tinggi mengalami gejala parah, memerlukan rawat inap dan meninggal akibat COVID-19.
Sejumlah teori telah mencoba menjelaskan mengapa lemak meningkatkan risiko hasil COVID-19 yang buruk. Misalnya saja kelebihan lemak di perut bisa membatasi aliran udara di paru-paru bagi penderita COVID-19.
BACA JUGA: Cara Melihat Tipe Laptop, Tak Sampai 10 Detik!
Lihat Juga :