Difoto dari Jarak 1 Juta Mil, Begini Penampakan Antartika saat Gerhana Matahari
Kamis, 09 Desember 2021 - 09:11 WIB
Gerhana matahari total di atas Antartika pada 4 Desember 2021 terekam satelit Deep Space Climate Observatory (DISCOVR) NOAA. Foto/livescience/NOAA
GERHANA matahari total yang terjadi pada 4 Desember 2021 hanya bisa disaksikan secara utuh dari Antartika . Lokasi Antartika yang sulit di akses karena berada di kutub selatan yang dingin tidak tergambar jelas saat gerhana matahari total.
Namun, fenomena gerhana matahari total di atas Antartika pada 4 Desember 2021 terekam satelit Deep Space Climate Observatory (DISCOVR) NOAA. Foto langka yang diambil dari jarak hampir 1 juta mil di luar angkasa terlihat bagaimana wilayah Antartika tertutup bayangan hitam.
Foto yang diambil oleh DISCOVR NOAA melacak gerhana matahari saat bayangan bulan melewati bentangan terpencil Antartika dan kutub selatan pada 4 Desember 2021. Kamera Pencitraan Polikromatik Bumi DISCOVR atau EPIC, yang dibuat oleh NASA menangkap pemandangan tersebut.
Diambil dari jarak lebih dari 950.000 mil (1,5 juta km), bayangan bulan muncul sebagai noda gelap di bagian paling bawah Bumi kita. "Instrumen EPIC pada pesawat ruang angkasa DSCOVR menangkap umbra gerhana, bayangan bagian dalam planet Bumi yang gelap," tulis pejabat NASA dikutip SINDOnews dari laman livescience, Kamis (9/12/2021).
Namun, fenomena gerhana matahari total di atas Antartika pada 4 Desember 2021 terekam satelit Deep Space Climate Observatory (DISCOVR) NOAA. Foto langka yang diambil dari jarak hampir 1 juta mil di luar angkasa terlihat bagaimana wilayah Antartika tertutup bayangan hitam.
Foto yang diambil oleh DISCOVR NOAA melacak gerhana matahari saat bayangan bulan melewati bentangan terpencil Antartika dan kutub selatan pada 4 Desember 2021. Kamera Pencitraan Polikromatik Bumi DISCOVR atau EPIC, yang dibuat oleh NASA menangkap pemandangan tersebut.
Diambil dari jarak lebih dari 950.000 mil (1,5 juta km), bayangan bulan muncul sebagai noda gelap di bagian paling bawah Bumi kita. "Instrumen EPIC pada pesawat ruang angkasa DSCOVR menangkap umbra gerhana, bayangan bagian dalam planet Bumi yang gelap," tulis pejabat NASA dikutip SINDOnews dari laman livescience, Kamis (9/12/2021).
Lihat Juga :