Meta Tunda Percakapan Terenkripsi E2EE Default di Messenger Hingga 2023

Senin, 22 November 2021 - 13:16 WIB
Meta, induk dari perusahaan WhatsApp, Facebook, dan Instagram akan menunda peluncuran pesan terenkripsi end-to-end (E2EE) default untuk Messenger hingga 2023. Foto/dok
JAKARTA - Meta , induk dari perusahaan WhatsApp, Facebook, dan Instagram akan menunda peluncuran pesan terenkripsi end-to-end (E2EE) default untuk Messenger hingga 2023.

Tahun lalu, Meta menggabungkan obrolan Messenger dan Instagram sebagai bagian dari rencananya untuk membuat sistem perpesanan terpadu di semua platformnya.



Meskipun pesan yang dikirim melalui Messenger dan Instagram dapat berupa E2EE, opsi itu tidak diaktifkan secara default hingga sekitar tahun 2023. Berbeda dengan keduanya, aplikasi WhatsApp sudah mendukung E2EE secara default.

BACA: Terbukti Berbahaya, Meta Hapus Teknologi Pemindai Wajah Facebook

Dalam sebuah posting di The Telegraph, kepala keamanan Meta Antigone Davis mengaitkan penundaan itu dengan kekhawatiran tentang keselamatan pengguna. Karena E2EE berarti hanya pengirim dan penerima yang akan melihat percakapan mereka.

Davis mengatakan, Meta ingin memastikan bahwa E2EE tidak mengganggu kemampuan platform untuk membantu menghentikan aktivitas kriminal. "Setelah E2EE tersedia secara default, perusahaan bisa membantu menjaga pengguna tetap aman, sambil membantu upaya keselamatan publik," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!