6 Bulan Meletus, Gunung Berapi Islandia Mendadak Berhenti Muntahkan Lava
Jum'at, 19 November 2021 - 06:56 WIB
Lava mulai mengalir keluar dari celah di tanah pada malam 19 Maret 201 di semenanjung Reykjanes dan menjadi tontonan warga dan daya tarik wisata. Sekarang, medan lava hitam yang mengeras menutupi lanskap seluas hampir 5 kilometer persegi (1,93 mil persegi) dan gumpalan asap belerang sesekali naik dari retakan.
Para ilmuwan terus mengawasinya karena daerah ini masih aktif secara seismik. Data satelit dan GPS telah mengukur kenaikan permukaan tanah di sebagian besar wilayah semenanjung Reykjanes, disebut inflasi atau pengangkatan, yang mendukung teori reaktivasi gunung berapi di wilayah tersebut. (Baca juga; Gunung Berapi Ini Pernah Meletus 5 Tahun, Air Mancur Lava yang Tercipta Bikin Merinding )
Kenaikan tanah dimulai pada pertengahan September dan masih dianggap relatif kecil oleh ahli vulkanologi, sekitar dua sentimeter pada titik terbesarnya. Jumlah belerang dioksida yang dilepaskan dari gunung berapi tetap rendah, hanya beberapa kilo per detik.
Para ilmuwan terus mengawasinya karena daerah ini masih aktif secara seismik. Data satelit dan GPS telah mengukur kenaikan permukaan tanah di sebagian besar wilayah semenanjung Reykjanes, disebut inflasi atau pengangkatan, yang mendukung teori reaktivasi gunung berapi di wilayah tersebut. (Baca juga; Gunung Berapi Ini Pernah Meletus 5 Tahun, Air Mancur Lava yang Tercipta Bikin Merinding )
Kenaikan tanah dimulai pada pertengahan September dan masih dianggap relatif kecil oleh ahli vulkanologi, sekitar dua sentimeter pada titik terbesarnya. Jumlah belerang dioksida yang dilepaskan dari gunung berapi tetap rendah, hanya beberapa kilo per detik.
(wib)
Lihat Juga :