Layanan Server Email Dikuasai Hacker, FBI Tak Berkutik

Senin, 15 November 2021 - 00:06 WIB
Menurut Spamhaus, email tersebut berisi peringatan palsu dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) yang dikirim ke alamat yang "dihapus" dari database American Registry for Internet Numbers (ARIN).

Dalam tweet lain, Spamhaus mengatakan bahwa laporan lain mengatakan serangan peretasan hari Sabtu tidak terbatas pada satu database.

Proyek Spamhaus memberi tahu BleepingComputer bahwa email palsu mencapai setidaknya 100.000 penerima dan jumlah kotak email yang terpengaruh mungkin lebih besar.

Sementara itu, FBI mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa pihaknya "mengetahui insiden yang melibatkan email palsu dari akun email @ic.fbi.gov."

Tidak ada perincian lebih lanjut yang diberikan, tetapi menurut FBI perangkat keras yang terpengaruh segera ditarik setelah menyadari masalahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!