Kontroversi Tombol Benci YouTube di Mata Para Konten Kreator
Sabtu, 13 November 2021 - 05:53 WIB
Baca juga : Ini Detail Lengkap Motor Custom Presiden Jokowi saat Coba Sirkuit Mandalika
Hal itu diamini oleh Kenzo Jae, musisi muda berusia 18 tahun yang mengunggah seluruh karyanya di YouTube. Menurutnya menghilangkan tombol "dislike" memang akan sangat membantu kesehatan mental para konten kreator muda.
"Kita mungkin sudah mengeluarkan segala kemampuan kita untuk menghasilkan sebuah karya. Namun hasilnya ternyata tidak seperti yang kita inginkan. Ketidaksukaan yang besar justru membuat kita jadi sangat kecewa," cerita Kenzo Jae.
Dia bahkan mengaku sebelum YouTube memutuskan menghilangkan tombol benci, dia juga telah mengatur akun Instagram miliknya agar tidak bisa diberi tanda suka. "Saya pikir dalam berkreasi kita tidak perlu tahu seberapa banyak orang yang menyukai karya kita. Apalagi yang membencinya," terangnya.
Hal itu diamini oleh Kenzo Jae, musisi muda berusia 18 tahun yang mengunggah seluruh karyanya di YouTube. Menurutnya menghilangkan tombol "dislike" memang akan sangat membantu kesehatan mental para konten kreator muda.
"Kita mungkin sudah mengeluarkan segala kemampuan kita untuk menghasilkan sebuah karya. Namun hasilnya ternyata tidak seperti yang kita inginkan. Ketidaksukaan yang besar justru membuat kita jadi sangat kecewa," cerita Kenzo Jae.
Dia bahkan mengaku sebelum YouTube memutuskan menghilangkan tombol benci, dia juga telah mengatur akun Instagram miliknya agar tidak bisa diberi tanda suka. "Saya pikir dalam berkreasi kita tidak perlu tahu seberapa banyak orang yang menyukai karya kita. Apalagi yang membencinya," terangnya.
Lihat Juga :