Satu Badak Putih Langka Dipensiunkan dari Program Pengembangbiakan Buatan

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 19:09 WIB
Prosedur ini melibatkan tim dokter hewan yang mengekstraksi telur badak, menggunakan teknik yang dikembangkan melalui penelitian bertahun-tahun. Telur kemudian dikirim ke laboratorium Italia untuk pembuahan, menggunakan sperma dari dua jantan yang sudah meninggal.

Dua belas embrio telah dibuat sejauh ini dan para ilmuwan berharap untuk menanamkannya ke ibu pengganti yang dipilih dari populasi badak putih selatan.

BioRescue, kelompok ilmiah yang memimpin skema tersebut, mengatakan telah mempertimbangkan beberapa risiko sebelum memutuskan untuk berhenti mengambil sel telur dari Najin.

"Mengundurkan satu individu dari program konservasi ini sudah dipikirkan lama, kami sudah mempertimbangkan keputusan ini berkali-kali," kata kepala dokter hewan Frank Göritz dan Stephen Ngulu.

BACA JUGA: Cara Melacak keberadaan Motor dengan Plat Nomor
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!