Wow, Kontribusi Jaringan 5G ke Ekonomi Global Capai Rp70.530 Triliun
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 10:00 WIB
Komunitas Industri 5G APAC terdiri dari 12 anggota yang berkontribusi, serta komunitas pasar berkembang IoT dan 5G yang ada, yang memiliki lebih dari 500 anggota yang berada di lebih dari 30 negara.
Baca juga : Ini Motor-motor Andalan Polisi Artis Aipda MP Ambarita sebelum Dimutasi ke Polda Metro Jaya
Adapun anggota Komunitas Industri 5G APAC yaitu termasuk AIS, Axiata, DEPA, DHL, Globe, Huawei, Kominfo, Maxis, MDEC, Schneider Electric, Telkomsel, dan Viettel.
Gorman mengatakan tujuan Komunitas Industri 5G APAC adalah untuk membuka kekuatan konektivitas 5G sehingga orang-orang, industri, dan masyarakat dapat berkembang.
“Kami sangat senang mengumumkan pembentukan Komunitas Industri 5G APAC sebagai platform kolaborasi untuk untuk mendukung inovasi, aplikasi, dan peluang bisnis industri 5G,” pungkasnya.
Baca juga : Ini Motor-motor Andalan Polisi Artis Aipda MP Ambarita sebelum Dimutasi ke Polda Metro Jaya
Adapun anggota Komunitas Industri 5G APAC yaitu termasuk AIS, Axiata, DEPA, DHL, Globe, Huawei, Kominfo, Maxis, MDEC, Schneider Electric, Telkomsel, dan Viettel.
Gorman mengatakan tujuan Komunitas Industri 5G APAC adalah untuk membuka kekuatan konektivitas 5G sehingga orang-orang, industri, dan masyarakat dapat berkembang.
“Kami sangat senang mengumumkan pembentukan Komunitas Industri 5G APAC sebagai platform kolaborasi untuk untuk mendukung inovasi, aplikasi, dan peluang bisnis industri 5G,” pungkasnya.
(wsb)
Lihat Juga :