Dobrak Cara Lama, Aruba Kenalkan Evolusi Rancang Jaringan Arsitektur Switching

Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:35 WIB
Aruba CX 10000 membantu para pelanggan memperluas Zero Trust Network Architecture lebih dalam ke data center, ke dalam server jaringan (edge). FOTO/ IST
JAKARTA - Inovasi teknologi Distributed Services Switch menciptakan data dan diproses tanpa dukungan perangkat dan software host lama untuk membangun hybrid cloud yang dibutuhkan oleh berbagai aplikasi dan organisasi IT modern.

Untuk itu, Aruba, perusahaan Hewlett Packard Enterprise (NYSE: HPE), resmi memperkenalkan Distributed Services Switch berbasis software.



“Pasar-pasar di masa transisi menciptakan peluang-peluang baru terjadinya disrupsi. Ketika Cloud bergerak ke Edge, layanan terdistribusi mendisrupsi semuanya, mulai dari AI/ML, hingga 5G dan virtualisasi,” ucap John Chambers, chairman Pensando, CEO JC2 Ventures, dan mantan CEO Cisco Systems. BACA JUGA - Kendalikan Puluhan Aplikasi Pinjol Ilegal dari Jogja, Ini Penampakan Bos yang Kerap Meneror Korbannya

Kategori baru ini - Distributed Services Switch dihadirkan oleh software-in-silicon dari Pensando, membuat proses penerapan layanan terdistribusi, yang sebelumnya hanya tersedia bagi hyperscaler seperti AWS, di sebuah perusahaan menjadi sederhana dan lebih hemat biaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!