Fintech Pembiayaan Ini Berkomitmen Bantu Modal UMKM

Rabu, 22 April 2020 - 08:49 WIB
Di sisi lain untuk meminimalkan risiko dampak virus corona, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada level 4,5%. Vishal menilai bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut tidak diperlukan untuk saat ini.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah restrukturisasi pinjaman usaha mikro dan yang saya amati semua bank sudah mengambil langkah tersebut. Amar Bank berkomitmen mendukung penuh ekosistem bisnis, kami yakin akan ada banyak peluang pascasituasi krisis kesehatan ini, yang terpenting adalah sinergi semua pihak untuk saling meringankan beban di kuartal kedua ini untuk nanti bersama-sama kembali mengejar pertumbuhan di kuartal ketiga,” pungkasnya.

Berdasarkan laporan keuangan tahun lalu, kredit Amar Bank tercatat meningkat 33% dan dana pihak ketiga (DPK) meningkat sebesar 61%. Sementara aset bertumbuh sebesar 84% di angka lebih dari Rp3 triliun. Untuk profit terjadi peningkatan sebesar 365% dari tahun sebelumnya.

Melalui Tunaiku, Amar Bank telah menyalurkan kredit kepada lebih dari 100.000 UMKM dan jumlahnya mencapai Rp2 triliun sepanjang 2019, meningkat 100% dari 2018. Sebagai satu-satunya fintech bank di Indonesia, Amar Bank menitikberatkan pada teknologi yang berfokus kepada kebutuhan nasabah sebagai kunci pencapaian kinerja.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!