Percepat Akses Air Minum dan Sanitasi Layak di Indonesia

Jum'at, 17 September 2021 - 21:45 WIB
Dorong pembangunan akses air bersih dan sanitasi pada kesehatan dan lingkungan hidup. FOTO/ IST
JAKARTA - Akses air minum dan sanitas i yang memadai berkontribusi langsung terhadap tingkat produktivitas manusia. Saat ini, Indonesia telah mencapai 88 persen akses air minum layak dan 75 persen akses sanitasi layak.

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Hari Nur Cahya Murni membuka workshop eksekutif dan legislatif dalam rangka peningkatan komitmen pemerintah daerah untuk keberlanjutan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Regional II yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) pada Kamis, (16/9/2021). BACA JUGA - Bumi Bocor! Air Danau Terbesar di Turki Menghilang



Hari Nur Cahya Murni mengatakan upaya pemerintah dalam menyediakan akses layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat sudah dimulai sejak 2008 melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, Pamsimas I yang dilanjutkan dengan Program Pamsimas II pada 2013 dan Pamsimas III pada 2016, dan akan berakhir pada tahun ini (2021).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!