Data 80% Penduduk Israel Dicuri Sangkanicil

Rabu, 08 September 2021 - 19:01 WIB
Tindakan itu untuk membuktikan bahwa peretas sudah memiliki informasi pribadi warga.

Menurut laporan itu, para peretas juga mengklaim telah berhasil memasuki sistem beberapa kota.

"Mereka juga menawarkan informasi untuk dijual tetapi belum menetapkan harganya," tulis laporan itu lagi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!