Keamanan Bermasalah, Zoom Minta Pengguna Beralih ke Versi Terbaru

Sabtu, 30 Mei 2020 - 05:03 WIB
Kekhawatiran ini menyebabkan beberapa perusahaan besar, termasuk SpaceX, melarang penggunaannya. Penggunaan Zoom oleh siswa dan guru di sekolah umum di Kota New York, AS, juga dilarang. Larangan yang sama juga diberlakukan bagi karyawan Senat AS dan Google.

Ini menyebabkan Zoom mengumumkan rencana keamanan 90 hari untuk mendapatkan kembali kepercayaan penggunanya, diikuti dengan rilis Zoom 5.0, yang dilengkapi kontrol keamanan yang diperbarui dan lebih mudah diakses. Zoom 5.0 juga membuat kata sandi untuk rapat aktif secara default, untuk mengurangi apa yang sekarang dikenal sebagai Zoom-bombings- masuknya orang tak diundang dalam konferensi video orang lain.

Mengapa Pembaruan Penting?

Dalam posting blog baru-baru ini, perusahaan menjelaskan bahwa Zoom 5.0 menyertakan peningkatan keamanan dan standar enkripsi yang lebih kuat. Hal itu untuk lebih memastikan bahwa konferensi Zoom tidak dapat dicegat oleh orang yang tidak diundang.

Fitur keamanan sekarang juga lebih mudah diakses oleh host Zoom Rooms. Dan fitur manajemen kamar baru telah diperkenalkan, misalnya kemampuan host menetapkan host rapat baru ketika yang bersangkutan meninggalkan rapat.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!