Menyaksikan Fenomena Langit Awan Bersinar Hiasi Kutub Utara
Jum'at, 29 Mei 2020 - 20:33 WIB
Akun Twitter NWS Alburquerque yang membagikan gambar tampilan awan noctilucent kemarin ini. Awan-awan ini, terdiri dari kristal es kecil, umumnya terbentuk di garis lintang tinggi. Foto/@NWSAlburquerque
CALIFORNIA - Peneliti NASA mengumumkan kedatangan musim awan Noctilucent di Kutub Utara. Pesawat ruang angkasa Aeronomy of Ice in the Mesosphere (AIM) NASA melihat tanda-tanda awan ini pada 17 Mei 2020 dan menyaksikan awan tersebut meluas. (Baca juga: Update Corona: Positif 25.216 Orang, 6.492 Sembuh dan 1.520 Meninggal )
Dilansir dari Cnet, Jumat (29/5/2020), fenomena langit yang berupa awan ini sedikit berbeda dengan formasi awan cumulus. Mereka berkembang di sekitar partikel debu di Mesosfer. Menurut NASA, awan es memantulkan sinar matahari yang bersinar berwarna biru terang dan putih.
"Awan es, memantulkan sinar matahari, bersinar biru terang dan putih," kata NASA.
Dilansir dari Cnet, Jumat (29/5/2020), fenomena langit yang berupa awan ini sedikit berbeda dengan formasi awan cumulus. Mereka berkembang di sekitar partikel debu di Mesosfer. Menurut NASA, awan es memantulkan sinar matahari yang bersinar berwarna biru terang dan putih.
"Awan es, memantulkan sinar matahari, bersinar biru terang dan putih," kata NASA.
Lihat Juga :