Gila, Hacker Sukses Gondol Mata Uang Kripto Senilai Rp8,5 Triliun
Rabu, 11 Agustus 2021 - 10:48 WIB
Poly Network sendiri mengakui kesalahan yang ada dalam sistem mereka. Peretas itu menurut mereka memanfaatkan celah rentara antara panggilan kontrak yang ada di Poly Network. Alhasil hacker bisa mentransfer jutaan dollar dalam token ke dompet kripto terpisah yang dibuat oleh hacker. Tidak main-main saat mentransfer, hacker tersebut mengambil USD267 juta Ether, USD252 Binace dan USD85 juta token USDC.
Baca juga : Mobil Listrik Konsep Terbaru Audi Bisa Memanjang dan Memendek
Changpeng Zhao, Kepala Eksekutif Binance, mengatakan perusahaannya mengetahui adanya aksi peretasan tersebut. Hanya saja mereka tidak bisa mencegah aksi tersebut karena memang ada di Poly Network. "Saat ini kami berkoordinasi dengan semua mitra keamanan kami untuk secara proaktif membantu meski tidak ada jaminan," ucapnya.
Mata uang kripto yang dimiliki Binance dan Ether memang dibentuk secara independen. Dimana perusahaan penyedia keuangan seperti Poly Network merupakan perusahaan yang mengelola dan membagikan segala transaksi mata uang kripto . Ini yang membuat Binance dan Ether tidak bisa bertindak lebih dari aksi peretasan tersebut.
Baca juga : Mobil Listrik Konsep Terbaru Audi Bisa Memanjang dan Memendek
Changpeng Zhao, Kepala Eksekutif Binance, mengatakan perusahaannya mengetahui adanya aksi peretasan tersebut. Hanya saja mereka tidak bisa mencegah aksi tersebut karena memang ada di Poly Network. "Saat ini kami berkoordinasi dengan semua mitra keamanan kami untuk secara proaktif membantu meski tidak ada jaminan," ucapnya.
Mata uang kripto yang dimiliki Binance dan Ether memang dibentuk secara independen. Dimana perusahaan penyedia keuangan seperti Poly Network merupakan perusahaan yang mengelola dan membagikan segala transaksi mata uang kripto . Ini yang membuat Binance dan Ether tidak bisa bertindak lebih dari aksi peretasan tersebut.
(wsb)
Lihat Juga :