Dikira Sudah Punah, Ilmuwan Temukan Spesies Bunglon Kecil di Malawi
Rabu, 04 Agustus 2021 - 07:29 WIB
Laboratorium Ekologi Molekuler di Institut Keanekaragaman Hayati Nasional Afrika Selatan, dalam sebuah pernyataan. "Spesies bunglon lain bisa buas dan menggigit, tapi bunglon kerdil ini lembut dan cantik."
Bunglon kerdil Chapman adalah salah satu bunglon paling langka di dunia, yang sekarang bertahan hidup di petak-petak kecil hutan di ekosistem yang sangat terganggu.
Untuk melindungi spesies tersebut, 37 bunglon kerdil yang berbasis di Malawi Hills dilepaskan ke hutan di Mikundi, Malawi, pada tahun 1998. Ketika Tilbury mengamati situs tersebut pada tahun 2001 dan 2012, bunglon masih ada namun pada tahun 2014 sudah dianggap punah.
Menggunakan citra satelit Google Earth historis (1984-1985) dan terbaru (2019) dari Perbukitan Malawi dan sistem informasi geografis lainnya, sekitar 80% hutan Perbukitan Malawi telah rusak selama periode tahun 1984 hingga 2019.
BACA JUGA: Kabar Buruk, Mobil Listrik Lama Akan Sulit Mengisi Daya di Perjalanan
Bunglon kerdil Chapman adalah salah satu bunglon paling langka di dunia, yang sekarang bertahan hidup di petak-petak kecil hutan di ekosistem yang sangat terganggu.
Untuk melindungi spesies tersebut, 37 bunglon kerdil yang berbasis di Malawi Hills dilepaskan ke hutan di Mikundi, Malawi, pada tahun 1998. Ketika Tilbury mengamati situs tersebut pada tahun 2001 dan 2012, bunglon masih ada namun pada tahun 2014 sudah dianggap punah.
Menggunakan citra satelit Google Earth historis (1984-1985) dan terbaru (2019) dari Perbukitan Malawi dan sistem informasi geografis lainnya, sekitar 80% hutan Perbukitan Malawi telah rusak selama periode tahun 1984 hingga 2019.
BACA JUGA: Kabar Buruk, Mobil Listrik Lama Akan Sulit Mengisi Daya di Perjalanan
Lihat Juga :