Studi Baru Sebut Covid-19 Berkepanjangan Bisa Rusak Saraf Kornea Mata
Selasa, 27 Juli 2021 - 12:01 WIB
Kerusakan saraf ini sudah diduga para ilmuwan mengingat Covid-19 mengalami berbagai gejala, dan sebagian besar melaporkan masalah neurologis. Foto/dok
JAKARTA - Studi baru menunjukan para penderita Covid-19 yang sudah sembuh dikhawatirkan bisa mengalami gangguan penglihatan akibat kerusakan saraf dan penumpukan sel kekebalan di kornea mata.
Kerusakan saraf ini sudah diduga para ilmuwan mengingat Covid-19 mengalami berbagai gejala, dan sebagian besar melaporkan masalah neurologis, termasuk sakit kepala, mati rasa di tubuh, kehilangan penciuman dan "kabut otak", atau kesulitan berpikir dan berkonsentrasi.
BACA: Presiden Sebut Pandemi Covid-19 Panjang karena Varian Baru
Konstelasi gejala ini mengisyaratkan bahwa Covid yang lama mungkin sebagian timbul dari kerusakan sel saraf dalam tubuh, kata penulis senior Dr. Rayaz Malik, seorang profesor kedokteran dan dokter konsultan di Weill Cornell Medicine-Qatar di Doha.
Sebelumya, Malik dan rekan-rekannya mempelajari hilangnya saraf serat kecil pada penderita diabetes dan penyakit neurodegeneratif seperti multiple sclerosis. Mereka mengamati bahwa orang dengan Covid-19 yang lama tampaknya memiliki gejala yang sama dengan pasien ini, jadi mereka memutuskan untuk menyelidiki kemungkinan keterkaitannya.
Kerusakan saraf ini sudah diduga para ilmuwan mengingat Covid-19 mengalami berbagai gejala, dan sebagian besar melaporkan masalah neurologis, termasuk sakit kepala, mati rasa di tubuh, kehilangan penciuman dan "kabut otak", atau kesulitan berpikir dan berkonsentrasi.
BACA: Presiden Sebut Pandemi Covid-19 Panjang karena Varian Baru
Konstelasi gejala ini mengisyaratkan bahwa Covid yang lama mungkin sebagian timbul dari kerusakan sel saraf dalam tubuh, kata penulis senior Dr. Rayaz Malik, seorang profesor kedokteran dan dokter konsultan di Weill Cornell Medicine-Qatar di Doha.
Sebelumya, Malik dan rekan-rekannya mempelajari hilangnya saraf serat kecil pada penderita diabetes dan penyakit neurodegeneratif seperti multiple sclerosis. Mereka mengamati bahwa orang dengan Covid-19 yang lama tampaknya memiliki gejala yang sama dengan pasien ini, jadi mereka memutuskan untuk menyelidiki kemungkinan keterkaitannya.
Lihat Juga :