Ini 6 Hewan Aneh yang Tercipta karena Evolusi
Selasa, 29 Juni 2021 - 13:54 WIB
Foto/dok
JAKARTA - Sejumlah hewan-hewan unik ini memiliki ke khasan yang tidak dimiliki oleh binatang lain. Hewan-hewan ini telah berevolusi dengan penampilan yang unik, dengan kekuatan super yang mengesankan, dan beberapa kebiasaan aneh.
Memang sebagian hewan ini sangat jarang ditemukan karena menjadi binatang endemik di daerah tertentu. Namun sejumlah studi dilakukan untuk mengungkap rahasia keanehan yang dimiliki hewan tersebut.
1. Katak Transparan
Sebagian besar makhluk menyembunyikan organ dalam mereka di bawah beberapa lapisan pelindung kulit, jaringan, dan tulang. Tetapi bagaimana jika lapisan ini tembus pandang?
Melihat katak kaca dari atas, Anda mungkin tidak melihat sesuatu yang luar biasa. Tetapi jika membaliknya, Anda akan melihat jantung kecil yang berdetak cepat, urat merah yang panjang, dan bagian usus yang menggeliat yang memecah makanan.
BACA: Ajaib, Siput Laut Ini Bisa Memenggal Kepalanya dan Menumbuhkan Tubuh Baru
Binatang amfibi ini telah berevolusi menjadi kulit yang sangat tipis dan tembus cahaya. Jadi mengapa katak ini berevolusi menjadi tembus pandang?
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 9 Juni di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, kulit tipis katak ini menempatkan seluruh anatomi internal mereka pada tampilan penuh, ketika cahaya bersinar menerpa katak dari atas.
Katak ini hidup di hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan dan menghabiskan sebagian besar waktunya hinggap di dedaunan.
Karena katak dikelilingi oleh tanaman hijau subur, mantel hijau cerah mereka sangat ideal untuk kamuflase.
Sementara itu, kaki mereka yang lebih transparan mengaburkan garis besar tubuh mereka, sehingga sulit bagi predator untuk mengenali bentuk katak, demikian temuan studi tersebut.
2. Saling Ketergantungan Tawon dan Buah Ara
Hubungan yang tidak mungkin sering terbentuk di alam liar. Misalnya, tawon ara telah menemukan rumah yang tidak biasa di dalam buah ara. Buah ara sebenarnya adalah seikat bunga kecil yang bergantung pada tawon ara untuk penyerbukan.
Pada gilirannya, buah itu menjadi rumah yang nyaman dan aman bagi tawon selama hidup mereka yang sangat singkat.
Menurut The Netherlands Entomological Society, ketika tawon ara betina menetas, mereka siap untuk "mengendus" pohon ara yang menerima, atau mereka yang bunganya siap untuk penyerbukan.
Memang sebagian hewan ini sangat jarang ditemukan karena menjadi binatang endemik di daerah tertentu. Namun sejumlah studi dilakukan untuk mengungkap rahasia keanehan yang dimiliki hewan tersebut.
1. Katak Transparan
Sebagian besar makhluk menyembunyikan organ dalam mereka di bawah beberapa lapisan pelindung kulit, jaringan, dan tulang. Tetapi bagaimana jika lapisan ini tembus pandang?
Melihat katak kaca dari atas, Anda mungkin tidak melihat sesuatu yang luar biasa. Tetapi jika membaliknya, Anda akan melihat jantung kecil yang berdetak cepat, urat merah yang panjang, dan bagian usus yang menggeliat yang memecah makanan.
BACA: Ajaib, Siput Laut Ini Bisa Memenggal Kepalanya dan Menumbuhkan Tubuh Baru
Binatang amfibi ini telah berevolusi menjadi kulit yang sangat tipis dan tembus cahaya. Jadi mengapa katak ini berevolusi menjadi tembus pandang?
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 9 Juni di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, kulit tipis katak ini menempatkan seluruh anatomi internal mereka pada tampilan penuh, ketika cahaya bersinar menerpa katak dari atas.
Katak ini hidup di hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan dan menghabiskan sebagian besar waktunya hinggap di dedaunan.
Karena katak dikelilingi oleh tanaman hijau subur, mantel hijau cerah mereka sangat ideal untuk kamuflase.
Sementara itu, kaki mereka yang lebih transparan mengaburkan garis besar tubuh mereka, sehingga sulit bagi predator untuk mengenali bentuk katak, demikian temuan studi tersebut.
2. Saling Ketergantungan Tawon dan Buah Ara
Hubungan yang tidak mungkin sering terbentuk di alam liar. Misalnya, tawon ara telah menemukan rumah yang tidak biasa di dalam buah ara. Buah ara sebenarnya adalah seikat bunga kecil yang bergantung pada tawon ara untuk penyerbukan.
Pada gilirannya, buah itu menjadi rumah yang nyaman dan aman bagi tawon selama hidup mereka yang sangat singkat.
Menurut The Netherlands Entomological Society, ketika tawon ara betina menetas, mereka siap untuk "mengendus" pohon ara yang menerima, atau mereka yang bunganya siap untuk penyerbukan.