Jaga Kesehatan Mental, Kampanye Senyaman di Rumah Digaungkan
Senin, 03 Mei 2021 - 07:37 WIB
Psikolog klinis Tara de Thouars mengatakan, “Mengutip pernyataan WHO, salah satu penyebab masalah kesehatan mental yaitu isolasi di mana semenjak pandemi ruang gerak kita menjadi terbatas.
Berbagai aktivitas lebih banyak dilakukan dari rumah, mulai dari bekerja, belajar, beribadah, dan sebagainya. Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada kesehatan mental, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi. Kebiasaan baru yang tiba-tiba harus dijalani tentu sedikit banyak akan berpengaruh pada kesehatan mental. Namun, risiko itu dapat diminimalisir dengan menciptakan suasana yang menyenangkan di hunian.”
Sehubungan dengan itu, Junius, Head of Customer Excellence Rukita menuturkan, “Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran pada tahun ini, sehingga ini menjadi tahun kedua di mana para penghuni tidak dapat pulang ke kampung halamannya. Dengan kondisi tersebut, kami memahami bahwa ini merupakan situasi yang tidak mudah bagi para penghuni kami yang tinggal jauh dari keluarganya.
Berangkat dari permasalahan ini, kami memperkenalkan kampanye Senyaman di Rumah untuk menciptakan pengalaman tinggal yang lebih menyenangkan sehingga para penghuni tetap nyaman dan sehat baik secara fisik maupun mental meski mereka jauh dari keluarga. Kami berharap dengan adanya komunitas Rukees yang akrab dan beragam program lainnya dapat mengobati rasa rindu mereka akan rumah (homesick).”
Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan interaksi yang tetap hidup selama pandemi, Rukita aktif mengelola komunitas para penghuni - yang dikenal dengan sebutan “Rukees” - dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya dengan rutin mengadakan kegiatan daring, sehingga para penghuni tak lagi kesepian karena memiliki komunitas yang menjadi keluarga kedua mereka.
Berbagai aktivitas lebih banyak dilakukan dari rumah, mulai dari bekerja, belajar, beribadah, dan sebagainya. Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada kesehatan mental, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi. Kebiasaan baru yang tiba-tiba harus dijalani tentu sedikit banyak akan berpengaruh pada kesehatan mental. Namun, risiko itu dapat diminimalisir dengan menciptakan suasana yang menyenangkan di hunian.”
Sehubungan dengan itu, Junius, Head of Customer Excellence Rukita menuturkan, “Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran pada tahun ini, sehingga ini menjadi tahun kedua di mana para penghuni tidak dapat pulang ke kampung halamannya. Dengan kondisi tersebut, kami memahami bahwa ini merupakan situasi yang tidak mudah bagi para penghuni kami yang tinggal jauh dari keluarganya.
Berangkat dari permasalahan ini, kami memperkenalkan kampanye Senyaman di Rumah untuk menciptakan pengalaman tinggal yang lebih menyenangkan sehingga para penghuni tetap nyaman dan sehat baik secara fisik maupun mental meski mereka jauh dari keluarga. Kami berharap dengan adanya komunitas Rukees yang akrab dan beragam program lainnya dapat mengobati rasa rindu mereka akan rumah (homesick).”
Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan interaksi yang tetap hidup selama pandemi, Rukita aktif mengelola komunitas para penghuni - yang dikenal dengan sebutan “Rukees” - dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya dengan rutin mengadakan kegiatan daring, sehingga para penghuni tak lagi kesepian karena memiliki komunitas yang menjadi keluarga kedua mereka.
Lihat Juga :