Peneliti Kembangkan Smartwatch yang Bisa Deteksi Covid-19 Lewat Keringat

Selasa, 27 April 2021 - 13:45 WIB
Ilmuwan dari University of Texas, Dallas membuat perangkat seperti smartwatch yang bisa mendeteksi Covid-19 lewat keringat. Foto/Dailymail.
JAKARTA - Smartwatch atau jam tangan pintar kini banyak dikembangkan untuk berbagai hal, utamanya bagi kesehatan. Baru-baru ini ilmuwan dari University of Texas di Dallas, melakukan penelitian perangkat seukuran jam tangan yang dapat menganalisis keringat dan dapat melihat tanda-tanda badai sitokin yang akan datang yang disebabkan oleh Covid-19 dan infeksi lainnya.

Fenomena tersebut terjadi ketika bahan kimia dalam aliran darah yang disebut sitokin, berkembang biak dengan cepat dan tidak terkendali. Bahan kimia ini dirancang untuk membatasi dan mengontrol sistem kekebalan tubuh dan jika salah dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan organ.



Baca juga : Sebentar Lagi Daihatsu Rocky Dirilis, Yuk Cermati Teknologi Canggihnya

Pada awal pandemi Covid-19 , para dokter menyadari bahwa pasien yang mengembangkan 'badai sitokin' seringkali merupakan yang paling berisiko tinggi untuk meninggal.

Untuk itu para tim peneliti mengembangkan strip sensor dengan antibodi terhadap tujuh protein pro-inflamasi dan mengujinya pada enam orang sehat dan lima orang dengan flu, virus lain yang dapat memicu badai sitokin.

Dua dari orang yang sakit menunjukkan peningkatan kadar sitokin sementara semua peserta memiliki sitokin dalam keringat mereka yang sesuai dengan nilai yang diharapkan berdasarkan penelitian sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!