Twitter Sensor Cuitan yang Mengkritik India Dalam Menangani Pandemi
Minggu, 25 April 2021 - 15:03 WIB
Foto/dok
NEW DELHI - Twitter menghapus lebih dari 50 cuitan yang mengkritik pemerintah India dalam menangani pandemi virus corona. Sensor tersebut dilakukan twitter atas permintaan pemerintah India.
Pertama kali dilaporkan oleh situs berita India MediaNama, pemerintah India mengirim Twitter perintah darurat pada hari Jumat untuk menyensor 52 tweet.
BACA: Majalah di AS Buktikan Autopilot Tesla Bisa 'Tertipu'
Akun yang disensor termasuk milik anggota Parlemen India, dua produser film, seorang aktor, dan seorang menteri negara bagian Benggala Barat.
Seorang juru bicara Twitter mengatakan dalam email ke The Verge bahwa perusahaan mungkin membuat tweet tertentu tidak dapat dilihat oleh orang-orang di India jika tweet tersebut melanggar hukum setempat.
Twitter mengatakan pihaknya memberi tahu pemegang akun sebelum menahan konten untuk membuat mereka sadar bahwa tindakan itu diambil sebagai tanggapan atas permintaan hukum dari pemerintah India.
Pertama kali dilaporkan oleh situs berita India MediaNama, pemerintah India mengirim Twitter perintah darurat pada hari Jumat untuk menyensor 52 tweet.
BACA: Majalah di AS Buktikan Autopilot Tesla Bisa 'Tertipu'
Akun yang disensor termasuk milik anggota Parlemen India, dua produser film, seorang aktor, dan seorang menteri negara bagian Benggala Barat.
Seorang juru bicara Twitter mengatakan dalam email ke The Verge bahwa perusahaan mungkin membuat tweet tertentu tidak dapat dilihat oleh orang-orang di India jika tweet tersebut melanggar hukum setempat.
Twitter mengatakan pihaknya memberi tahu pemegang akun sebelum menahan konten untuk membuat mereka sadar bahwa tindakan itu diambil sebagai tanggapan atas permintaan hukum dari pemerintah India.
Lihat Juga :