Asteroid Besar Tabrak Bumi, Warga Eropa dan Afrika Mengungsi ke Indonesia
Senin, 19 April 2021 - 19:22 WIB
Para ilmuwan akan melakukan konferensi pada 26-30 April di Wina, Austria untuk mengantisipasi dan menyusun rencana jika asteroid besar menabrak Bumi. Foto/dok
JAKARTA - Para ilmuwan akan melakukan konferensi pada 26-30 April di Wina, Austria untuk mengantisipasi dan menyusun rencana jika asteroid besar menabrak Bumi .
Dalam skenario tersebut, terjadi tabrakan asteroid di Eropa, Amerika Latin, dan Afrika yang berdampak sangat menghancurkan. Warga daerah yang terdampak akhirnya mengungsi ke wilayah Asia, Indonesia, Australia, dan Pasifik yang aman dari hantaman Asteroid.
BACA: Ini Dia Batuan Luar Angkasa Sang Pembunuh Dinosaurus
Konferensi itu rencananya akan dihadiri para ahli untuk membicarakan Planetary Defence Conference 2021. Dalam konferensi itu, para ahli akan menjalani simulasi '2021 PDC Hypothetical Asteroid Impact Scenario' yang disusun oleh Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS).
Disimulasikan, ilmuwan menemukan asteroid pada 19 April 2021 yang berpotensi besar menabrak Bumi. Kemudian ilmuwan NASA dan ESA memperkirakan asteroid itu akan menabrak Bumi pada 20 Oktober 2021.
Memang kemungkinan asteroid fiksional 2021 PDC hanya sekitar 1 berbanding 2.500 menabrak bumi. Sayangnya, selama seminggu ilmuwan tidak bisa mengamati asteroid itu karena dampak sinar bulan purnama yang menyilaukan.
Dalam skenario tersebut, terjadi tabrakan asteroid di Eropa, Amerika Latin, dan Afrika yang berdampak sangat menghancurkan. Warga daerah yang terdampak akhirnya mengungsi ke wilayah Asia, Indonesia, Australia, dan Pasifik yang aman dari hantaman Asteroid.
BACA: Ini Dia Batuan Luar Angkasa Sang Pembunuh Dinosaurus
Konferensi itu rencananya akan dihadiri para ahli untuk membicarakan Planetary Defence Conference 2021. Dalam konferensi itu, para ahli akan menjalani simulasi '2021 PDC Hypothetical Asteroid Impact Scenario' yang disusun oleh Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS).
Disimulasikan, ilmuwan menemukan asteroid pada 19 April 2021 yang berpotensi besar menabrak Bumi. Kemudian ilmuwan NASA dan ESA memperkirakan asteroid itu akan menabrak Bumi pada 20 Oktober 2021.
Memang kemungkinan asteroid fiksional 2021 PDC hanya sekitar 1 berbanding 2.500 menabrak bumi. Sayangnya, selama seminggu ilmuwan tidak bisa mengamati asteroid itu karena dampak sinar bulan purnama yang menyilaukan.
Lihat Juga :