Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Ahli Gali Keberadaan Tongkat Nabi Musa
Sabtu, 10 April 2021 - 20:01 WIB
Dapatkah kita membayangkan berapa besar gaya yang diperlukan untuk bisa membelah air laut, yang kedalamannya mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama?
Menurut perhitungan para ahli fisika, diperkirakan butuh tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2, atau setidaknya diperlukan hembusan angin yang sangart kuat, dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam).
Jika kerajaan dan kereta suda ditemukan lalu kemana salah satu peninggalan Nabi Musa yang paling ikonik dan dicari adalah tongkat beliau. Seperti yang kamu tahu, tongkat ini selalu menemani Nabi Musa ketika tengah berada di situasi yang genting. Entah melawan sihir-sihir bawahan Firaun sampai membelah Laut Merah.
Banyak yang percaya jika tongkat Nabi Musa memang ada. Namun, keberadaannya tak pernah bisa diketahui. Dugaannya, tongkat ini ada di dalam sebuah kotak bernama The Ark of The Convenant. Kotak tersebut sendiri juga belum pernah ditemukan.
Menurut perhitungan para ahli fisika, diperkirakan butuh tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2, atau setidaknya diperlukan hembusan angin yang sangart kuat, dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam).
Jika kerajaan dan kereta suda ditemukan lalu kemana salah satu peninggalan Nabi Musa yang paling ikonik dan dicari adalah tongkat beliau. Seperti yang kamu tahu, tongkat ini selalu menemani Nabi Musa ketika tengah berada di situasi yang genting. Entah melawan sihir-sihir bawahan Firaun sampai membelah Laut Merah.
Banyak yang percaya jika tongkat Nabi Musa memang ada. Namun, keberadaannya tak pernah bisa diketahui. Dugaannya, tongkat ini ada di dalam sebuah kotak bernama The Ark of The Convenant. Kotak tersebut sendiri juga belum pernah ditemukan.
(wbs)
Lihat Juga :