Hotline, Aplikasi Mirip Clubhouse Versi Facebook Sedang Diuji Publik
Jum'at, 09 April 2021 - 22:25 WIB
Seorang juru bicara Facebook mengatakan Hotline ditujukan untuk pakar agar dapat berbagi tips dari berbagai bidang. Foto: dok reuters
MENLO PARK - Facebook mulai melakukan pengujian publik untuk aplikasi yang dinamai Hotline. Secara garis besar aplikasi ini mirip dengan Clubhouse yang saat ini tengah populer.
Menlansir laman Reuters, Jumat (9/4), Hotline memungkinkan pembuat konten dapat berbicara dan menjawab pertanyaan langsung dari audiens. Aplikasi tanya jawab ini akan menggabungkan audio dengan elemen teks dan video.
BACA JUGA: Admin POCO Komentar di Instagram realme Indonesia, Netizen: Mimin Barbar!
Hotline dikembangkan Facebook melalui tim kecil yang disebut Tim Eksperimen Produk Baru ( New Product Experimentatio/NPE). Tim ini bertugas membangun aplikasi media sosial kecil dari awal.
Seorang juru bicara Facebook mengatakan Hotline ditujukan untuk pakar ilmu pengetahuan yang dapat berbagi tips dari berbagai bidang seperti keuangan atau kesehatan.
Aplikasi saat ini tidak memiliki batasan ukuran audiens. Pembuat acara dapat menghapus pertanyaan dari antrian dan Facebook mengatakan sedang memoderasi konten yang tidak pantas dalam tahap pengujian awal ini.
Menlansir laman Reuters, Jumat (9/4), Hotline memungkinkan pembuat konten dapat berbicara dan menjawab pertanyaan langsung dari audiens. Aplikasi tanya jawab ini akan menggabungkan audio dengan elemen teks dan video.
BACA JUGA: Admin POCO Komentar di Instagram realme Indonesia, Netizen: Mimin Barbar!
Hotline dikembangkan Facebook melalui tim kecil yang disebut Tim Eksperimen Produk Baru ( New Product Experimentatio/NPE). Tim ini bertugas membangun aplikasi media sosial kecil dari awal.
Seorang juru bicara Facebook mengatakan Hotline ditujukan untuk pakar ilmu pengetahuan yang dapat berbagi tips dari berbagai bidang seperti keuangan atau kesehatan.
Aplikasi saat ini tidak memiliki batasan ukuran audiens. Pembuat acara dapat menghapus pertanyaan dari antrian dan Facebook mengatakan sedang memoderasi konten yang tidak pantas dalam tahap pengujian awal ini.
Lihat Juga :