Gawat, 500 juta Akun LinkedIn Bocor dan Dijual Online

Jum'at, 09 April 2021 - 21:05 WIB
Perusahaan jejaring sosial milik Microsoft itu menyebut, tidak ada data pribadi anggota yang disertakan. Artinya, LinkedIn menduga data yang diambil hanya mencakup infomasi yang bisa dilihat di halaman publik seseorang.

BACA JUGA: Unboxing Redmi Note 10 Pro MFF Special Edition 2021

LinkedIn juga menyatakan bahwa kejadian ini bukanlah pelanggaran data LinkedIn yang melibatkan ulah hacker menembus sistem perusahaan.

Pihak LinkedIn juga tidak bisa berbuat apa pun bagi pengguna yang datanya dijual di internet.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!