Lokasi Edge Pertama AWS di Indonesia Diresmikan, Isu Latency Tuntas

Jum'at, 26 Maret 2021 - 00:31 WIB
Amazon CloudFront juga menerapkan perlindungan pada data sensitif yang terdapat di edge melalui penerapan protokol, enkripsi, hingga sertifikasi kelaikan (compliance certifications) yang akan memperkuat bangunan keamanan, melalui pengintegrasian AWS Shield untuk melindungi dari serangan-serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dengan AWS Web Application Firewall (WAF) untuk penerapan keamanan pada jaringan.

Amazon CloudFront telah terintegrasi dengan layanan-layanan AWS, seperti Amazon Simple Storage Service (Amazon S3), Elastic Load Balancing, serta Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) yang bertindak sebagai origin bagi aplikasi-aplikasi. Selain itu, AWS juga menghadirkan Lambda@Edge yang memungkinkan kode-kode nirserver dijalankan dari lokasi yang lekat dengan pengguna untuk mendukung proses kustomisasi.

Lokasi edge di Jakarta akan mendukung AWS Global Accelerator (AGA). AGA merupakan layanan yang mampu meningkatkan kesediaan dan performa lalu lintas di sisi pengguna melalui pemanfaatan infrastruktur jaringan AWS global. Ketika terjadi gangguan internet, fitur optimisasi routing yang terdapat pada AGA secara otomatis akan membantu menjaga tingkat packet loss, jitter, dan latency menjadi tetap serendah mungkin.

Penyempurnaan pada sisi keamanan dan pengalaman yang dapat dirasakan oleh pengguna berkat hadirnya infrastruktur AWS di tingkat lokal ini diharapkan akan mampu mendukung berbagai sektor bisnis maupun pemerintahan di Indonesia. Sektor-sektor tersebut mulai dari pendidikan, media dan hiburan, gaming, layanan kesehatan, mobile banking, hingga e-commerce. Semua dapat berinovasi secara lebih cepat sebagai bentuk komitmen mereka terhadap para pelanggan.

“Komitmen kami untuk terus meningkatkan kehadiran AWS di Indonesia menjadi jawaban atas masukan-masukan yang telah kami terima dari para pelanggan terkait layanan-layanan baru, serta beragam teknologi cloud canggih yang kami hadirkan bagi seluruh pelanggan di Indonesia maupun global,” tutur Gunawan Susanto.

Dia berharap, peluncuran lokasi edge pertama di Indonesia akan mampu mendukung organisasi dengan beragam skala bisnis dari berbagai sektor industri, termasuk lembaga-lembaga di sektor publik maupun institusi pendidikan, dalam menikmati layanan-layanan dengan tingkat latency yang rendah serta kecepatan transfer data yang tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!