Militer AS Bangun Laboratorium Baru untuk Angkatan Luar Angkasa
Jum'at, 19 Maret 2021 - 11:19 WIB
Nantinya fasilitas tersebut akan digunakan oleh personel pemerintah, kontraktor in-house, mitra industri dan akademik yang memiliki perjanjian penelitian formal dengan AFRL.
Todd Parris, yang memimpin proyek luar angkasa di AFRL, mengatakan pekerjaan penelitian lingkungan luar angkasa sedang dilakukan di kontainer sementara dan berharap untuk memiliki fasilitas permanen. "Pekerjaan penelitian akan berfokus pada mengembangkan dan menguji instrumentasi baru, mempersiapkan eksperimen lapangan di seluruh dunia, serta mengumpulkan dan memproses data untuk mendukung penelitian ionosfer dan frekuensi radio," kata Parris. (Baca juga: Ajaib, Kotak Emas Ini Bisa Hasilkan Oksigen di Mars)
Banyak sistem yang digunakan para peneliti untuk memantau lingkungan luar angkasa membutuhkan antena besar atau rangkaian sensor yang terdistribusi. Fasilitas baru yang terletak di atas lahan 72 hektar ini akan menyediakan ruang yang cukup untuk melakukan pengujian secara lokal.
Todd Parris, yang memimpin proyek luar angkasa di AFRL, mengatakan pekerjaan penelitian lingkungan luar angkasa sedang dilakukan di kontainer sementara dan berharap untuk memiliki fasilitas permanen. "Pekerjaan penelitian akan berfokus pada mengembangkan dan menguji instrumentasi baru, mempersiapkan eksperimen lapangan di seluruh dunia, serta mengumpulkan dan memproses data untuk mendukung penelitian ionosfer dan frekuensi radio," kata Parris. (Baca juga: Ajaib, Kotak Emas Ini Bisa Hasilkan Oksigen di Mars)
Banyak sistem yang digunakan para peneliti untuk memantau lingkungan luar angkasa membutuhkan antena besar atau rangkaian sensor yang terdistribusi. Fasilitas baru yang terletak di atas lahan 72 hektar ini akan menyediakan ruang yang cukup untuk melakukan pengujian secara lokal.
(ysw)
Lihat Juga :