Pelaku Industri Radio Lirik Podcast untuk Cari Pendengar Baru

Kamis, 18 Maret 2021 - 03:20 WIB
Podcast menjadi ladang baru bagi pelaku industri radio dalam meraup pendengar baru. Foto/Ist
JAKARTA - Disrupsi teknologi menyinggung semua industri, termasuk bisnis radio . Sadar akan hal itu, Prambors pun menyasar banyak kanal digital untuk tumbuh di tengah derasnya teknologi. Baca juga: Bantu Nahdliyin Pahami Era Digitalisasi, TV NU Gelar Talk Show Disrupsi Teknologi

"Setiap saat kami dapat dinikmati melalui gelombang 102.2 FM. Tak hanya itu, karena kami juga hadir pada ragam platform lain, seperti TV Kabel Prambors Radio, dan platform digital seperti aplikasi, YouTube, Podcast, Instagram, twitter, Tiktok, hingga platform yang saat ini sedang heboh di kalangan anak muda, Clubhouse," kata Iqbal Tawwakal, Brand Manager Prambors Radio, saat konferensi pers 50 tahun Radio Prambors secara online, Rabu (17/3/2021).



Dikatakannya, Podcast dan aplikasinya telah diunduh oleh jutaan orang. "Secara ranking masuk 200 besar sudah bagus dan kami ada di posisi 140-an di Spotify. Untuk aplikasi sudah diunduh jutaan, karena kami juga ada di platform (aplikasi) lain. Ketika pandemik sekarang, kita tidak bisa bertahan dengan gaya tradisional," paparnya.

Untuk diketahui, Prambors mencapai usia 50 tahun pada 18 Maret 2021 ini. Berdasarkan hasil survei Populix bulan Maret 2021, disebutkan, Prambors is the most well known radio with large listener base that intent to continue to tune-in. Main strength of Prambors are Interactive Broadcaster & Creative Shows.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!