Cara Telkomsel Mengatasi Double Disruption Diapresiasi
Senin, 08 Maret 2021 - 09:45 WIB
Kondisi ini mendorong Telkomsel menggelar program "giving back to people". Pihaknya meyakinkan manajemen bahwa ini saatnya mereka "memberikan kembali" kepada masyarakat. Program diwujudkan dengan memperkuat CSR dan komunikasi internal agar karyawan tetap produktif.
"Kami ingin, bagaimana dengan teknologi yang ada membuat dampak sosial sebesar-besarnya kepada masyarakat (di saat sulit)," ujar Denny.
Sementara itu, Direktur Komunikasi Perusahaan Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan, pernah mengalami tantangan komunikasi saat pabrik kebanjiran sehingga konsumen mencemaskan pasokan air minum dan aksi boikot produk Prancis di 2020.
"Kami tidak bisa mengatur apa yang terjadi di luar sana. Yang bisa lakukan ialah beraksi dengan situasi eksternal," ucap Arif.
Untuk itu, tim komunikasi memonitor perkembangan isu guna mendapatkan persepsi, menjangkau jaringan yang ada, memastikan dukungan internal, dan melakukan defense secara baik. "Dalam keadaan krisis kita tidak boleh berhenti communicating hal-hal baik," kata Arif.
"Kami ingin, bagaimana dengan teknologi yang ada membuat dampak sosial sebesar-besarnya kepada masyarakat (di saat sulit)," ujar Denny.
Sementara itu, Direktur Komunikasi Perusahaan Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan, pernah mengalami tantangan komunikasi saat pabrik kebanjiran sehingga konsumen mencemaskan pasokan air minum dan aksi boikot produk Prancis di 2020.
"Kami tidak bisa mengatur apa yang terjadi di luar sana. Yang bisa lakukan ialah beraksi dengan situasi eksternal," ucap Arif.
Untuk itu, tim komunikasi memonitor perkembangan isu guna mendapatkan persepsi, menjangkau jaringan yang ada, memastikan dukungan internal, dan melakukan defense secara baik. "Dalam keadaan krisis kita tidak boleh berhenti communicating hal-hal baik," kata Arif.
Lihat Juga :