Ilmuwan Teliti Sistem Mekanis Rahang Semut yang Sangat Cepat
Rabu, 03 Maret 2021 - 15:38 WIB
"Struktur rahang jebakan bergantung pada beberapa bagian yang berinteraksi agar berfungsi dengan benar. Pada awalnya mungkin sulit untuk melihat bagaimana kerumitan seperti itu dapat muncul melalui perubahan bertahap bertahap dari evolusi," kata Profesor Economo, yang memimpin Unit Keanekaragaman Hayati dan Kompleksitas di OIST dikutip dari Phys .
Banyak spesies semut dengan rahang perangkap merupakan bagian dari genus Strumigenys — kelompok yang sangat beragam dengan lebih dari 900 spesies yang ditemukan di wilayah tropis dan sub-tropis di seluruh dunia.
Di OIST, bekerja sama dengan Unit Ekologi dan Evolusi Profesor Alexander Mikheyev, tim peneliti mengekstraksi dan mengurutkan DNA dari 470 spesies semut Strumigenys di seluruh dunia, termasuk yang memiliki rahang kuat dan yang memiliki rahang jebakan. (Baca juga: Helm Perang Prajurit Yunani Kuno Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Israel)
Mereka kemudian menganalisis mekanisme rahang dengan menggunakan pemindai mikro-CT untuk membuat gambar 3-D dan model semut. Para peneliti menemukan bahwa mekanisme rahang jebakan telah berevolusi 7-10 kali secara independen di seluruh dunia.
Setelah terjadi perubahan fungsi, maka kepala semut rahang jebakan mulai mengalami restrukturisasi otot secara masif. "Awalnya kami mengira bahwa semua rahang jebakan memiliki bentuk yang berbeda dan fungsi yang berbeda tapi ternyata ada banyak bentuk peralihan yang belum pernah diidentifikasi orang sebelumnya," katanya.
Banyak spesies semut dengan rahang perangkap merupakan bagian dari genus Strumigenys — kelompok yang sangat beragam dengan lebih dari 900 spesies yang ditemukan di wilayah tropis dan sub-tropis di seluruh dunia.
Di OIST, bekerja sama dengan Unit Ekologi dan Evolusi Profesor Alexander Mikheyev, tim peneliti mengekstraksi dan mengurutkan DNA dari 470 spesies semut Strumigenys di seluruh dunia, termasuk yang memiliki rahang kuat dan yang memiliki rahang jebakan. (Baca juga: Helm Perang Prajurit Yunani Kuno Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Israel)
Mereka kemudian menganalisis mekanisme rahang dengan menggunakan pemindai mikro-CT untuk membuat gambar 3-D dan model semut. Para peneliti menemukan bahwa mekanisme rahang jebakan telah berevolusi 7-10 kali secara independen di seluruh dunia.
Setelah terjadi perubahan fungsi, maka kepala semut rahang jebakan mulai mengalami restrukturisasi otot secara masif. "Awalnya kami mengira bahwa semua rahang jebakan memiliki bentuk yang berbeda dan fungsi yang berbeda tapi ternyata ada banyak bentuk peralihan yang belum pernah diidentifikasi orang sebelumnya," katanya.
Lihat Juga :