Sempat Hilang, Fosil Cumi-cumi Vampir Ditemukan Kembali di Hungaria

Rabu, 24 Februari 2021 - 19:32 WIB
Namun, peneliti selanjutnya berpendapat bahwa itu adalah nenek moyang sotong. Pada tahun 1956, selama Revolusi Hungaria, museum tersebut dibakar, dan fosilnya diperkirakan akan dimusnahkan.

Penemuan kembali fosil itu merupakan kejutan yang luar biasa. "Itu adalah momen yang luar biasa karena sebelumnya dikabarkan hilang atau musnah," kata Kostak.

Kostak dan rekan-rekannya mempelajari fosil tersebut dengan pemindaian mikroskop elektron dan melakukan analisis geokimia. Mereka pertama kali menemukan bahwa identifikasi awal Kretzoi benar: Fosil itu berasal dari cumi-cumi, bukan nenek moyang sotong.

Cangkang bagian dalam hewan, atau gladius, yang membentuk tulang punggung tubuhnya, memiliki panjang sekitar 15 sentimeter, menunjukkan panjang cumi-cumi itu hingga sekitar 35 cm dengan lengan disertakan. Itu hanya sedikit lebih besar dari cumi-cumi vampir modern, yang mencapai panjang total sekitar 28 cm. (Baca juga: Asteroid Sebesar Jembatan Golden Gate Mau Lintasi Bumi, Catat Tanggalnya)

Penelitian baru, yang diterbitkan Kamis (18 Februari) di jurnal Communications Biology, mengisyaratkan bagaimana nenek moyang cumi-cumi vampir belajar hidup di tempat yang tidak bisa dihuni cumi-cumi lain. "Fosil tertua dari kelompok cumi-cumi ini ditemukan pada periode Jurassic, antara 201 juta dan 174 juta tahun lalu," kata Kostak.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!