Facebook Dihujat karena Tak Mau Bayar Konten Berita di Australia
Jum'at, 19 Februari 2021 - 13:13 WIB
Sedangkan Julian Knight, Ketua Komite Digital, Budaya, Media, dan Olahraga Parlemen Inggris, menyebut tindakan Facebook di Australia akan memicu sikap yang lebih jauh lagi terhadap pemerintahan di seluruh dunia.
Menurut Knight, raksasa teknologi sudah seharusnya diatur oleh pemerintah dan membayar setiap konten yang muncul di platform-nya.
Sementara itu, David Cicilline, Ketua Komite Anti-Trust di AS, menilai langkah yang diambil Facebook tidak sesuai dengan demokrasi. "Mengancam agar seluruh negara bertekuk lutut untuk menyetujui aturan Facebook adalah pengakuan puncak dari kekuatan monopoli," tulis politikus Partai Demokrat AS di akun Twitter pribadinya. Baca juga: Robot Paling Canggih NASA Mulai Berburu Alien di Planet Mars
Menurut Knight, raksasa teknologi sudah seharusnya diatur oleh pemerintah dan membayar setiap konten yang muncul di platform-nya.
Sementara itu, David Cicilline, Ketua Komite Anti-Trust di AS, menilai langkah yang diambil Facebook tidak sesuai dengan demokrasi. "Mengancam agar seluruh negara bertekuk lutut untuk menyetujui aturan Facebook adalah pengakuan puncak dari kekuatan monopoli," tulis politikus Partai Demokrat AS di akun Twitter pribadinya. Baca juga: Robot Paling Canggih NASA Mulai Berburu Alien di Planet Mars
(iqb)
Lihat Juga :