Sistem CD Projekt Red Disusupi Ransomeware oleh Peretas
Kamis, 11 Februari 2021 - 09:02 WIB
Tidak disebutkan secara jelas apa tebusan yang diinginkan peretas. Tetapi penjahat itu mengancam akan merilis source code bersama dokumen hukum internal, kepegawaian, dan keuangan milik CD Projekt Red jika permintaannya tidak dipenuhi.
Dalam pernyataan resmi CD Projekt Red yang dibagikan melalui Twitter, peretas memberikan waktu 48 jam kepada perusahaan untuk menghubungi pihak peretas. Tetapi CD Projekt Red menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan peretas.
"Kami tidak akan tunduk pada tuntutan atau bernegosiasi dengan aktor tersebut, meski menyadari ini mungkin akan berujung pada dirilisnya data yang dicuri," tegas CD Projekt Red, dikutip Rabu (10/2/2021).
Selain itu, pengembang juga mengaku telah mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi konsekuensi dari rilis tersebut, khususnya dengan mendekati pihak mana pun yang mungkin terpengaruh karena aksi pencurian tersebut.
CD Projekt Red mengatakan pihaknya telah mengamankan infrastruktur IT dan mulai memulihkan data dari backup yang masih utuh. Perusahaan asal Polandia ini juga telah berkoordinasi dengan otoritas yang relevan dan spesialis forensik IT.
Dalam pernyataan resmi CD Projekt Red yang dibagikan melalui Twitter, peretas memberikan waktu 48 jam kepada perusahaan untuk menghubungi pihak peretas. Tetapi CD Projekt Red menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan peretas.
"Kami tidak akan tunduk pada tuntutan atau bernegosiasi dengan aktor tersebut, meski menyadari ini mungkin akan berujung pada dirilisnya data yang dicuri," tegas CD Projekt Red, dikutip Rabu (10/2/2021).
Selain itu, pengembang juga mengaku telah mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi konsekuensi dari rilis tersebut, khususnya dengan mendekati pihak mana pun yang mungkin terpengaruh karena aksi pencurian tersebut.
CD Projekt Red mengatakan pihaknya telah mengamankan infrastruktur IT dan mulai memulihkan data dari backup yang masih utuh. Perusahaan asal Polandia ini juga telah berkoordinasi dengan otoritas yang relevan dan spesialis forensik IT.
Lihat Juga :