Nelayan di Teluk Maine Temukan Lobster Langka Berwarna Kuning

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:27 WIB
Penelitian terkini sedang dilakukan untuk mengetahui dampak perubahan iklim memengaruhi terhadap larva lobster di Maine. Karena air laut di Teluk Maine memanas lebih cepat daripada daerah lainnya.

Konsekuensi dari perubahan iklim ini tersebar luas tetapi industri lobster di Maine merupakan kontributor signifikan bagi ekonomi lokal yang berarti kelanjutan populasi sangat penting bagi penduduk setempat.

Lobster langka lain pernah ditemukan di Nova Scotia, Kanada, yang terdapat ekstra cakar di capitnya. Pengulangan bagian tubuh tidak jarang terjadi pada arthropoda, yang dicirikan oleh cetak biru tubuh mereka dari bagian tersegmentasi yang berulang. (Baca juga: Mengenal Teknologi Canggih Pencegah Banjir di Negara Maju)

Setiap segmen memiliki seperangkat gen pengatur yang menentukan pelengkap apa yang tumbuh di bagian itu. Jadi ketika capit lainnya muncul di tempat yang salah, itu adalah hasil dari kesalahan sinyal dari gen pengatur.

Kondisi aneh lobster lainnya juga ditemukan kru nelayan kapal penangkap ikan di new Brunswick, Kanada. Lobster yang ditemukan pada tahun 2017 itu memiliki logo Pepsi di capitnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!