Imbas Kudeta di Myanmar: Facebook, Twitter, dan Instagram Diblokir!

Minggu, 07 Februari 2021 - 19:09 WIB


"Telenor Group terbuka untuk komunikasi. Bersama dengan Telenor Myanmar, kami mencari cara untuk membuka kembali akses terhadap layanan tersebut sesegera mungkin," tambahnya.

Sebelumnya, banyak yang menggunakan Twitter dan tagar pro-demokrasi untuk mengkritik kudeta militer di Myanmar. Mereka menyerukan protes damai sampai hasil pemilu November yang dimenangkan secara telak oleh partai Aung San Suu Kyi itu dihormati.

BACA JUGA: Tiga Cara Beli Samsung Galaxy S21 5G Series dengan Diskon Paling Gede!

Tagar #RespectOurVotes, #HearTheVoiceofMyanmar, dan #SaveMyanmar pun sempat menjadi trending topic.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!