Bermodus Kolaborasi, Peretas Korut Targetkan Para Peneliti Keamanan Siber
Kamis, 28 Januari 2021 - 12:49 WIB
Modus yang dilakukan bisa sangat mengecoh, bahkan peneliti keamanan siber sekalipun. Peretas awalnya akan membuat blog dan akun sosial media, lalu membagikan informasi celah keamanan siber yang pernah ditemukan dengan menyertakan nama penelitinya.
Upaya ini sebagai memupuk rasa percaya dari para peneliti keamanan siber sebagai korban. Setelah muncul rasa percaya, pelaku kemudian mengajak korban untuk berkolaborasi melakukan penelitian.
Karena dirasa sudah saling kenal, biasanya pelaku akan mengerimkan fail yang ternyata berisikan malware. Ketika fail itu dibuka, virus jahat tersebut akan langsung merasupi perangkat milik korban.
BACA JUGA - Ternyata Begini Riwayat Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Terjatuh
Dalam beberapa kasus, peneliti keamanan siber yang hanya mengakses blog milik pelaku pun sudah bisa disusupi malware. Bahkan, sistem di Windows 10 dan peramban Chrome dengan patch keamanan terbaru tidak bisa menghentikan infeksi malware tersebut.
Upaya ini sebagai memupuk rasa percaya dari para peneliti keamanan siber sebagai korban. Setelah muncul rasa percaya, pelaku kemudian mengajak korban untuk berkolaborasi melakukan penelitian.
Karena dirasa sudah saling kenal, biasanya pelaku akan mengerimkan fail yang ternyata berisikan malware. Ketika fail itu dibuka, virus jahat tersebut akan langsung merasupi perangkat milik korban.
BACA JUGA - Ternyata Begini Riwayat Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Terjatuh
Dalam beberapa kasus, peneliti keamanan siber yang hanya mengakses blog milik pelaku pun sudah bisa disusupi malware. Bahkan, sistem di Windows 10 dan peramban Chrome dengan patch keamanan terbaru tidak bisa menghentikan infeksi malware tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :