Gunakan Data Infrasound, Lapan Menduga Ledakan Buleleng Karena Meteor Kecil

Senin, 25 Januari 2021 - 10:15 WIB
Bukti lain diperkuat dengan data dari Badan Klimatologi, Meterologi, dan Geofisika (BMKG), yang belakangan baru diketahui menangkap getaran sebesar 1,9 magnitudo berkat alat seismograf terdekat.

Berkaca dari kejadian tersebut, ada kemiripan antara kejadian di Bone dan di Buleleng kemarin. Seismograf BMKG juga mencatat anomali dengan getaran 1,1 magnitudo pada ledakan di Buleleng.

BACA JUGA: Jangan Kaget, Mobil Sultan Tetap Perlu Uji Emisi, Disini Lokasinya

Sehingga, LAPAN menduga kuat ledakan di Buleleng disebabkan adanya asteroid besar yang jatuh dan meledak ketika memasuki atmosfer Bumi.

"Asteroid itu menimbulkan gelombang kejut yang terdengar sebagai ledakan. Diduga asteroid tersebut berukuran beberapa meter, lebih kecil daripada asteroid Bone," tandas Thomas.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!