Karyawan Twitter Gembok Akun Khawatir Diserang Pendukung Trump

Minggu, 17 Januari 2021 - 14:00 WIB
CEO Twitter Jack Dorsey pada saat itu tidak yakin larangan pemblokiran sementara terhadap presiden adalah keputusan yang tepat. Baca juga: Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km, Tinggi Kolong 500 Meter

Hingga para eksekutif Twitter kepada Dorset mengatakan bahwa tanggapan terhadap cuitan Trump sehari setelah kerusuhan menunjukan adanya potensi besar untuk lebih banyak kekerasan di dunia nyata.

Dan lebih dari 300 karyawan Twittter telah menandatangai petisi internal yang menyerukan penangguhan permanen akun Trump, yang pada akhirnya mengarah pada pemblokiran permanen akun Trump.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!