10 Misi Astronot Terlama di Luar Angkasa, Rekor Dipegang Valery Polyakov

Minggu, 17 Januari 2021 - 06:35 WIB
yang mereka butuhkan untuk perbaikan. Secara keseluruhan, mereka butuh empat hari untuk melakukan semua perbaikan dan peningkatan yang diperlukan. Pada 24 Maret1979, kru di Salyut 6 memasang TV untuk melengkapi tautan dua arah yang mereka gunakan untuk mengirim kembali gambar televisi pertama dari luar angkasa.

8. Vladimir Kovalyonok dan Aleksandr Ivanchenkov



Durasi Waktu di Luar Angkasa : 139,62 hari

Misi : Salyut 6 EO 2

Mulai Menjalankan Misi : 15 Juni 1978

Pesawat yang Digunakan : Soyuz 29

Awak Soyuz 29 berhasil merapat di Salyut 6 pada Juni 1978, menjadi awak tetap kedua setelah tiga bulan kosong di stasiun. Ketika Kovalyonok dan Ivanchenkov mendarat di stasiun, mereka segera menjalankan sistem daur ulang air, udara, dan pengaturan termal. Mereka juga harus menghentikan stasiun selama

seminggu sementara mereka menyesuaikan diri.Para kru melakukan eksperimen medis dan ilmu kehidupan selama misi ini.

9. Yuri Romanenko dan Georgi Grechko



Durasi Waktu di Luar Angkasa : 96,42 hari

Misi : Salyut 6 EO-1

Mulai Menjalankan Misi : 10 Desember 1977

Pesawat yang Digunakan : Soyuz 26

Stasiun luar angkasa orbital Uni Soviet, Salyut 6 adalah stasiun paling sukses sebelum stasiun Mir. Salyut 6 EO-1 adalah misi pertama yang berhasil merapat dengan Salyut 6, dan secara umum dikatakan telah mengamankan kehadiran Rusia di luar angkasa. Misi ini adalah penerbangan luar angkasa terpanjang yang pernah dilakukan pada saat itu, dan menetapkan tonggak sejarah sebagai pendaratan pertama dari tiga pesawat luar angkasa berbeda bersama-sama. Soyuz 26 juga merupakan misi luar angkasa pertama yang mengunjungi anggota kru dari pesawat ruang angkasa lain yang diluncurkan secara terpisah. (Baca juga: Ahli Temukan Fakta Baru Tentang Harimau Tasmania yang Sudah Punah)

10. Gerald P. Carr, Edward G. Gibson, dan William R. Pogue





Durasi Waktu di Luar Angkasa : 84,05 hari

Misi : Skylab 4

Mulai Menjalankan Misi : 16 November 1973

Pesawat yang Digunakan : SA 208

Misi NASA ini juga disebut SL-4 dan SLM-3, dan merupakan misi Skylab ketiga dan terakhir dengan awak manusia. Pesawat ulang-alik ini diluncurkan dari Kompleks Peluncuran Kennedy Space Center 39B, Nevada Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan pekerjaan yang dimulai oleh dua kru Skylab sebelumnya. Para kru melanjutkan penelitian biomedis mengenai efek perjalanan luar angkasa jangka panjang pada tubuh manusia, dan mulai mempelajari Komet Kohoutek. Skylab 4 membawa kru pemula terbesar NASA yang diluncurkan ke luar angkasa.

Sumber: www.largest.org
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!