Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Sensor Otomatis Boeing 737 Series Terkenal Bermasalah

Sabtu, 09 Januari 2021 - 21:28 WIB


Hal ini mengingatkan Saat kasus kecelakaan Lion Air JT610 2018 lalu yang diketahui sensor otonom pesawat btersebut bermasalah, bahkan saat itu Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat (AS) mengeluarkan arahan darurat setelah alat sensor yang tak berfungsi dianggap sebagai penyebab tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Indonesia. BACA JUGA -Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh, Boeing 737 Terbagi 4 Jenis



Seperti dilansir The New York Time, tak lama setelah kecelakaan itu Boeing mengeluarkan Buletin tersebut akan berisi informasi mengenai prosedur untuk menangani kesalahan pembacaan di kokpit yang bisa menyebabkan pesawat terjun bebas, Reuters melaporkan, mengutip pernyataan sumber yang mendapat taklimat mengenai hal itu. (Baca juga: Pesawat Sriwijaya yang Hilang Kontak Angkut 53 Orang Dewasa, 5 Anak dan 1 Bayi)

John Cox, mantan eksekutif kepala keselamatan udara dari Air Line Pilots Association di Amerika Serikat dan sekarang menjabat kepala eksekutif Safety Operating Systems mengatakan bahwa tidak seperti versi sebelumnya Boeing 737 Series memiliki sistem otomatis. yang dapat mengendalikan pesawat dan menyebabkan pesawat mengarah ke bawah tajam tanpa instruksi pilot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!