Ilmuwan Teliti Nanobodi Llama untuk Meredam Pandemi Covid-19

Jum'at, 08 Januari 2021 - 07:13 WIB
Peneliti National Institutes of Health telah mengisolasi satu set antibodi kecil atau nanobodies, melawan SARS-CoV-2 yang diproduksi secara alami oleh Llama bernama Cormac. Foto/dok
PENELITI National Institutes of Health telah mengisolasi satu set antibodi kecil atau nanobodi yang mampu melawan SARS-CoV-2 yang diproduksi secara alami oleh Llama bernama Cormac. Hasil awal yang diterbitkan dalam Laporan Ilmiah menunjukkan bahwa setidaknya satu dari nanobodi (NIH-CoVnb-112) dapat mencegah infeksi dan mendeteksi partikel virus dengan menangkap protein lonjakan SARS-CoV-2.

Penelitian ini dipimpin oleh sepasang ahli saraf, Thomas J. "T.J." Esparza, B.S., dan David L. Brody, M.D., Ph.D., yang bekerja di laboratorium pencitraan otak di National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) NIH. (Baca: Mutasi Corona Ditemukan, Ilmuwan Takut Vaksin Covid-19 Tak Mempan)



"Selama bertahun-tahun, TJ dan saya telah menguji bagaimana menggunakan nanobodies untuk meningkatkan pencitraan otak. Ketika pandemi (Covid-19) merebak, kami pikir bisa menemukan antibodinya," kata Dr. Brody, yang juga seorang profesor di Uniformed Services University for the Health Sciences dan penulis senior studi tersebut.

"Kami berharap nanobodies anti-COVID-19 ini dapat sangat efektif dan serbaguna memerangi pandemi virus corona," katanya seperti dikutip Sciencedaily.com.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!