Financial Gap di Indonesia Membuat Fintech Tumbuh Melesat

Kamis, 17 Desember 2020 - 05:34 WIB
Pertumbuhan pesat inovasi digital di sektor finansial dipengaruhi oleh revolusi Industri 4.0. Transformasi digital membuat layanan pelanggan menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Foto/ist
JAKARTA - Kehadiran startup financial technology (fintech) di Indonesia terus bertumbuh. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut ini disebabkan adanya kesenjangan finansial (financial gap) sebesar US165 miliar. Banyak pihak yang belum tersentuh dukungan pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Hal itu diungkapkan Dino Milano Siregar, Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, dalam diskusi bertajuk “Strategi Finansial Services di Era Digital: Optimalisasi Inisiatif Omni-Channel untuk Growth dan Revenue Melalui Platform Digital KYC” yang diselenggarakan secara virtual oleh Telkomtelstra.





“Potensi di Indonesia memang luar biasa, dengan peringkat 16 ekonomi terbesar secara global, dan ada kurang lebih 175 juta pengguna internet saat ini. Kemudian, ada financial gap sebesar USD 165 miliar yang memang perlu kita sentuh, supaya ini bisa masuk menjadi suatu benefit buat negara kita,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!