NASA Siap Beli Batu dari Bulan dengan Harga Rp13.900
Minggu, 06 Desember 2020 - 12:05 WIB
Pembiayaan ini menurut NASA tidak akan memberatkan. Pasalnya badan antariksa Amerika Serikat itu hanya akan membayar batu-batuan yang diperoleh oleh keempat perusahaan swasta itu dari bulan. Seluruh proses pengambilan dan pengiriman batu-batuan itu nantinya akan ditanggung sepenuhnya oleh keempat perusahaan tersebut.
Sementara CEO Lunar Outpost, Justin Cyrus mengatakan rencananya proyek ini akan dimulai pada 2023. Hanya saja karena ada tiga perusahaan lainnya yang bekerja sama, diharapkan proses pengerjaan pengambilan batu dari bulan itu akan terjadi lebih cepat dari 2023. "Sepertinya akan lebih cepat karena kehadiran perusahaan lain," ucap Just9in Cyrus.
Keuntungan finansial diyakini bukan motivasi utama keempat perusahaan itu. Mereka melihat program ini justru membuat mereka jadi perusahaan swasta pertama yang melakukan pekerjaan ekstraksi ruang angkasa terutama dari permukaan bulan. Tentu saja hal itu akan jadi momen prestisius buat keempat perusahaan tersebut. (Baca juga : Nils Sajonz, Milenial Ganteng yang Jadi Desainer Penting Bugatti )
"Inovasi jadi hal yang penting di sini selain nilai finansial. Mereka akan menciptakan bisnis baru berikut peraturan legalitasnya. Serta menciptakan pasar baru untuk sumber daya ruang angkasa," ucap Sinead O'Sullivan, pengamat ruang angkasa.
Sementara CEO Lunar Outpost, Justin Cyrus mengatakan rencananya proyek ini akan dimulai pada 2023. Hanya saja karena ada tiga perusahaan lainnya yang bekerja sama, diharapkan proses pengerjaan pengambilan batu dari bulan itu akan terjadi lebih cepat dari 2023. "Sepertinya akan lebih cepat karena kehadiran perusahaan lain," ucap Just9in Cyrus.
Keuntungan finansial diyakini bukan motivasi utama keempat perusahaan itu. Mereka melihat program ini justru membuat mereka jadi perusahaan swasta pertama yang melakukan pekerjaan ekstraksi ruang angkasa terutama dari permukaan bulan. Tentu saja hal itu akan jadi momen prestisius buat keempat perusahaan tersebut. (Baca juga : Nils Sajonz, Milenial Ganteng yang Jadi Desainer Penting Bugatti )
"Inovasi jadi hal yang penting di sini selain nilai finansial. Mereka akan menciptakan bisnis baru berikut peraturan legalitasnya. Serta menciptakan pasar baru untuk sumber daya ruang angkasa," ucap Sinead O'Sullivan, pengamat ruang angkasa.
(wsb)
Lihat Juga :