Diminta Copot 5G Huawei, Operator Brasil Abaikan Undangan Wamenlu AS

Senin, 09 November 2020 - 01:30 WIB
Mereka sudah menggunakan peralatan Huawei untuk persiapan pelelangan konsesi spektrum tahun depan di Brasil. Karena itu tidak mendukung larangan Huawei yang diminta oleh Pemerintah AS.

Kedutaan Besar AS tidak segera membalas permintaan komentar. Keempat operator tersebut juga menolak berkomentar.

Pemerintahan Trump telah meningkatkan tekanan diplomatik secara internasional untuk memblokir penggunaan peralatan Huawei. Mereka menuduh teknologi Huawei dapat digunakan China untuk memata-matai negara lain. Raksasa manufaktur China itu pun berulang kali membantah menjadi risiko keamanan nasional bagi pemakai jasanya.

"Huawei adalah tulang punggung pengawasan global China," tulis Krach dalam artikel op/ed yang diterbitkan pada Agustus 2020 di surat kabar O Globo Brasil. (Baca juga: LPSK Dorong Polisi Selidiki TPPO terhadap 155 WNI Awak Kapal China )

Krach, mengatakan, AS dan mitranya mempercepat upaya untuk melindungi keamanan ekonomi global dengan membatasi keterlibatan Huawei dalam jaringan 5G. “Sekarang ada lebih dari 30 negara yang berpartisipasi dalam Jaringan Bersih,” tulisnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!