Solusi SD-WAN Sanggup Hubungkan 5.000 Lokasi di Indonesia
Rabu, 04 November 2020 - 00:44 WIB
SD-WAN berbasis cloud Telkomtelstra memberikan solusi jaringan terbaik untuk menjawab tantangan tersebut. Foto/Ist
JAKARTA - Telkomtelstra mengumumkan keberhasilan menerapkan solusi SD-WAN (Software Defined Wide Area Network) ke 5.000 lokasi jaringan kantor cabang di seluruh Indonesia untuk salah satu pelanggannya di bidang ritel. (Baca juga: Teknologi Cloud AWS Perkuat Startup Berinovasi )
Kesuksesan ini menjadi salah satu tolok ukur baru dalam inovasi jaringan di Indonesia. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk memiliki jaringan yang kuat, dapat diandalkan, dan aman untuk operasional kantor cabang yang tersebar secara geografis, SD-WAN berbasis cloud Telkomtelstra terbukti memberikan solusi jaringan terbaik untuk menjawab tantangan tersebut.
Chief Customer Officer Telkomtelstra, Agus F Abdillah, mengatakan, dengan 12.000 pulau berpenghuni dan lebih dari 17.000 pulau secara keseluruhan, banyak perusahaan di Indonesia perlu beroperasi atau berkembang dengan kantor cabang yang tersebar di berbagai lokasi. Termasuk daerah terpencil yang menghadirkan tantangan unik dari sisi sumber daya dan jaringan.
Namun, papar Agus, jaringan (Wide Area Network – WAN) tradisional melalui MPLS yang seringkali digunakan perusahaan tidak mampu mengakomodasi perkembangan tantangan terkini untuk memenuhi tuntutan konektivitas perusahaan. Kemampuan WAN tradisional tidak memadai dalam mengakomodasi skalabilitas penggunaan cloud untuk produktivitas bisnis yang tinggi, ditambah lagi MPLS sering dinilai sebagai teknologi yang mahal.
Kesuksesan ini menjadi salah satu tolok ukur baru dalam inovasi jaringan di Indonesia. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk memiliki jaringan yang kuat, dapat diandalkan, dan aman untuk operasional kantor cabang yang tersebar secara geografis, SD-WAN berbasis cloud Telkomtelstra terbukti memberikan solusi jaringan terbaik untuk menjawab tantangan tersebut.
Chief Customer Officer Telkomtelstra, Agus F Abdillah, mengatakan, dengan 12.000 pulau berpenghuni dan lebih dari 17.000 pulau secara keseluruhan, banyak perusahaan di Indonesia perlu beroperasi atau berkembang dengan kantor cabang yang tersebar di berbagai lokasi. Termasuk daerah terpencil yang menghadirkan tantangan unik dari sisi sumber daya dan jaringan.
Namun, papar Agus, jaringan (Wide Area Network – WAN) tradisional melalui MPLS yang seringkali digunakan perusahaan tidak mampu mengakomodasi perkembangan tantangan terkini untuk memenuhi tuntutan konektivitas perusahaan. Kemampuan WAN tradisional tidak memadai dalam mengakomodasi skalabilitas penggunaan cloud untuk produktivitas bisnis yang tinggi, ditambah lagi MPLS sering dinilai sebagai teknologi yang mahal.
Lihat Juga :